Thursday, 18 April 2013

Malaikat kecilku lahir ke dunia

Alhamdulillahirobbil'alamiin.. berlaksa-laksa syukur kulangitkan kepada Allah.. 39 minggu 2 hari kehamilan yang kulalui dengan begitu indah.. kurasakan penuh keberkahan dan kasih sayang Allah, wanita yang sedang mengandung, siang harinya seperti pahala berpuasa dan malam harinya seperti pahala bertahajud, dan.. hingga tiba saat persalinan.. dimana segala dosa seorang ibu lepas, selepas bayi yang dikandung dilahirkan ke dunia.. Ah, karunia yang begitu nikmat, benar kiranya kasih ibu sepanjang masa.. seperti inilah kasihku untuk anakku.. Sakit yang dirasakan saat melahirkan seakan sirna ketika mendengar tangis perdananya di dunia.. saat bersejarah bagiku itu, adalah hari Minggu, 14 April 2013, suami sedang bertugas di luar kota..

07.30 : mulai merasakan kontraksi tiap 30 menit, karena sudah feeling akan melahirkan hari itu juga, sesegera aku mencuci pakaian, piring, membersihkan rumah, dan tetap narsis.. jeprat-jepret bersama adikku..

10.00 : kontraksi bertambah per-15 menit, masih sempat nengikuti acara rutin khatmil qur'an di rumah..

10.30 : memutuskan pesan kamar untuk persiapan melahirkan di RSI Sakinah Mojokerto, diantar abi dan juga adik-adik, berangkat dan tengah-tengah perjalanan ban mobil kempes, musti nge-ban dulu ~T_T~

11.00 : Sampai di RSI Sakinah, setelah diperiksa ternyata masih bukaan 1 dan harus menunggu yang tidak bisa diprediksi dokter sampai berapa lama sampai bukaan lengkap, aku masih bisa jalan-jalan, makan dan sholat dzuhur

14.00 : kontraksi makin kuat per-10 menit, masih bisa makan-makan dan bercanda bersama keluarga, dan smsan dengan suami, tiap saat dia mengingatkanku untuk makan dan istirahat, saudaraku menyarankan untuk segera memberitahu suamiku keadaanku yang sebenarnya, tapi aku menolak, aku ikhlas tidak didampingi suami daripada nanti suamiku konsentrasinya pecah karena memikirkan keadaanku..

15.30 : diperiksa lagi masih bukaan 2 sempit tapi kontraksi mulai terasa sakit luar biasa, waktu itu hanya bisa merintih, menangis dan banyak berdzikir, seluruh keluarga menguatkanku dan mendampingiku, karena bukaan tidak bertambah, abi memberikanku air asma', air asma' adalah air yang diberi sedikit garam kemudian dibacakan doa-doa, air asma' ini kuyakini sebagai induksi alami, meskipun kontraksi kuat, dokter melarang untuk mengejan, hanya diperbolehkan untuk nafas panjang demi menghindari ketuban pecah dini

18.00 : fasubhanallah kekuatan doa, jarak 2 setengah jam bukaan menjadi lengkap dan diperbolehkan mengejan, ketuban mulai merembes, lalu istirahat sebentar tidak boleh mengejan lagi

18.30 : kepala bayi sudah nampak dan dokter menginstruksikan untuk mengejan, dan....

18.45 : "ADIB MUHAMMAD DZULQURNAIN DANUWIJAYA" telah lahir dengan sehat, selamat dan sempurna, 30 menit setelah dilahirkan dokter menyarankan untuk melakukan inisiasi menyusui dini, dan alhamdulillah asi sudah keluar dengan lancar, baru setelah itu aku menghubungi suamiku, ternyata sudah perjalanan pulang, kusuruh untuk segera segera menyusul ke rumah sakit, dia kaget bukan main, tidak lama kemudian suamiku datang dan tampak wajah bahagianya menyambut pangeran kecilnya :)

"Allahummaj'alhu syahidan, shohiihan, mubaarakan, shoolihan, aaliman, aamilan, haafidzan min kalamil maknun wa kitabikal mahfudz"
amiiin. amiiin. amiiin Ya mujiibassaa'iliiin.....

Terima kasih untuk seluruh doa dari sobat semuanya, jazakumullah ahsanal jaza' :)

Share:

1 comment:

Monggo Pesan dan Kesannya

Copyright © Adib's Mom | Powered by Blogger
Design by SimpleWpThemes | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com