Wednesday, 27 February 2013

Yang Menyesakkan Dada

Kondisiku yang sudah gak berdaya membuatku sedih, disaat mual dan muntah yang terus melanda sepanjang hari, masih sempat ada yang ngomongin aku manja dan gak ada orang hamil yang punya riwayat gak berdaya seperti aku, whattt??? mungkinkah muntah dibuat-buat? Dipikir muntah itu enak kali ya? Juga gimana rasanya nahan mual? Kepala berkunang-kunang dan mata berair? bolak-balik ke kamar mandi..? Hadeeeeh... sudah gak berdaya dikatain seperti itu pula *nangis gulung2 sambil garuk2 tanah* sungguh perasaanku sangat sedih waktu itu, aku merasa gak ada yang ngertiin aku, bener-bener menyesakkan dadaku, hiks :'( semoga aku ikhlas menerima semua ini,, Tuhan beri aku kekuatan..
Usia kandunganku masuk 2 bulan, berat badanku yang sebelum hamil terbilang kurus, hanya 40kg.. dan menurun drastis menjadi 36kg *jangan bayangin tengkorak berjalan* #ngeri, wajahku pucat sekali seperti gak punya darah *darah mana darah?* #vampire addicted! tinggal tulang dibungkus kulit, aku seperti orang albino yang gak punya warna kulit.. waktu itu aku masih tinggal bersama orang tua suami, dan kamarku bersebelahan dengan dapur, jadi tiap aktivitas masak, aku selalu tersiksa dengan baunya, sungguh ini hanya dialami oleh ibu hamil saja, masakan yang seharusnya bau harum dan menggugah selera makan, kini menjadi sesuatu yang menjembekkan, you know apa arti dari "jembek"? Artinya adalah bencii dan bikin eneg.. spontan jika melewati dapur aku selalu muntah, apalagi untuk masakan dengan bumbu yang tajam, sudah pasti berhasil membuatku teler.. susu anti muntah yang aku belipun ternyata tidak mempan untuk mengatasi muntahku, juga obat anti muntahpun tidak bereaksi dengan baik di tubuh.. yang aku konsumsi selama hamil muda cuma susu dan buah, jangankan makan nasi, mencium baunya saja aku gak bisa..

Dan suamiku yang paling mengerti kondisiku  saat ini, dia mengambil altetnatif untuk mengungsikanku ke tempat lain yang jauh dari bau-bauan dapur dan segala aktivitasnya, kebetulan mertuaku punya 2 rumah yang letaknya gak begitu jauh dari rumah yang sebelumnya aku tinggali bersama suami, disitulah akhirnya aku dan suami tinggal, tempatnya sangat luas dan sangat jauh dari dapur, lumayan tidak memperparah morning sicknessku.. barang-barang yang kami bawa seadanya, rencananya kalau aku sudah "sembuh" aku bakal kembali lagi di tempat yang dulu.. ^_^


Share:

0 comments:

Post a Comment

Monggo Pesan dan Kesannya

Copyright © Adib's Mom | Powered by Blogger
Design by SimpleWpThemes | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com