Monday, 25 February 2013

Yang dinanti-nanti

Saat itu, 23 Maret 2012.. Adalah momen yang luar biasa buatku, genap di umurku yang 23 taun akhirnya Tuhan menganugrahkan aku seorang laki-laki pilihanku yang terbaik untuk menjadi suamiku, sebelumnya aku melakukan penjajakan terlebih dahulu selama kurang lebih 2 taun, tidak seperti pasangan suami istri yang lain yang menikmati masa-masa pacaran dahulu, dan seperti teman-temanku yang menunda memiliki anak karena alasan belum selesai kuliah atau karena kontrak kerja,

aku memutuskan ingin segera memiliki momongan, aku ingin segera menjadi seorang ibu.. dan, saat momen indah-indahnya dengan suami, aku harus merelakan berpisah dengan suami karena melaksanakan ibadah umroh.. Ibadah umroh yang aku laksanakan ini merupakan hadiah dari Mentri BUMN Pak Dahlan Iskan yang didedikasikan untuk para Hafidz Hafidzah se-Jawa Timur, waktu itu yang berangkat 36 Huffadz, sedih sekali rasanya waktu itu, syarat hadiah ibadah umroh ini adalah bagi huffadz yang belum pernah melihat ka'bah, yang pertama suamiku bukan hafidz dan dia sudah pernah melaksanakan ibadah haji, jadi ketika suamiku memutuskan ingin mendampingiku umroh dengan cost sendiri tidak diterima oleh pihak travel, selain itu waktunya juga terlalu mepet untuk mengurusi visa dan paspor seandainya diperbolehkan, maka aku memohon ridlo suamiku untuk mengikhlaskan aku melaksanakan rihlah ta'abudiyah ini agar aku selamat sampai saat aku kembali ke tanah air dan menjadi umroh yang mabrur

Sebelum keberangkatan suamiku berpesan agar banyak berdoa agar segera diberikan momongan, karena berdoa disana sangat mustajabah, tidak ada doa yang ditolak, wah kalau itu tanpa diingatkan sudah pasti bakal aku munajatkan, mendekati hari keberangkatan rasaku campur aduk, sedih dan senang jadi satu.. Semua keperluan sudah dikemas untuk sembilan hari ke depan, dan esoknya tanggal 21 Mei 2012 pukul 13.23 perjalanan dari Mojokerto ke Juanda.. Ketika kumpul dengan jamaah umroh yang lainnya aku benar-benar cuek dan tidak peduli mengumbar kemesraan, biarin dikatain orang norak, aku bener-bener gak sanggup rasanya mau pisah jauh, tak lepaskan pelukan suamiku, sampai-sampai para jamaah umroh menggojlogiku habis-habisan, mereka bilang "namanya juga kemanten baru, lengketnyaaaa" :D

Sampai di Jeddah sudah tanggal 22 Mei 2012, pukul 01.20 langsung naik bis menuju madinah dan istirahat di hotel Shafra al-Huda, tidur di dalam pesawat lumayan membuat nyaman dan istirahat yang cukup, maka aku tak mau menyia-nyiakan waktu, segera menata kamar hotel dan tepat subuh langsung menuju ke Masjid Nabawi, pagi yang indah di kota Madinah, aku mengambil ponsel dan mengirim sms pada suamiku yang berisi untaian doa di hari ulang tahunnya yang ke 27 :)

Perjalanan umroh 9 hari penuh, aku melaksanakan umroh 4 kali dan, terakhir tawaf wada' mengambil miqot di hudaibiyah, dan sepanjang perjalanan umrohku aku hanya meminta 3 hal pada Tuhan: Pertama: keselamatan untuk keluargaku di dunia dan akhirat, Kedua: Rezeki yang halal dan cukup, Ketiga: diberikan keturunan yang shalih shalihah :)

Terakhir adalah shopping mall di balad, aku membeli oleh-oleh yang cukup banyak untuk keluargaku, tak lupa kado manis untuk suamiku :) dan pada tanggal 30 Mei, aku kembali ke pelukan suamiku :)

0 comments:

Post a Comment

Monggo Pesan dan Kesannya