Tuesday, 26 February 2013

Kecewa

Juli 2012, meskipun masih dalam tahap berusaha, aku tidak pernah lelah berdoa agar bulan juli ini aku tidak haid sampai 9 bulan lamanya alias positif, semakin mendekati hari menstruasi aku semakin H2C.. jadwal haidku mustinya tanggal 7/8 Juli, dan tepat pada tanggal 7 si M belum datang juga.. Aku seneeeeeng banget waktu itu, cepat-cepat aku memberitahu suamiku, dan dia hanya menanggapi dengan senyuman kecil, dia bilang "nanti kalau telat dua minggu saja ya beli alat tes kehamilan", aku jawab "kalau telat seminggu saja, gimana?", dan lagi-lagi suamiku hanya tersenyum tapi aku bisa tau ekspresi di wajahnya sangat bahagia.. aku masih terbawa dengan suasana ibu hamil.. lebih berhati-hati makan, tidak kerja yang berat-berat, seperti membersihkan kamar dan setrika berjam-jam layaknya hobiku dulu :D

Tanggal 8 masih sama, bersih.. tidak ada noda yang menetes sedikitpun

Tanggal 9 juga bersih dan kesat :D walhasil suamiku sangat protektif dan masih meyakini kalau aku positif hamil..

Tanggal 10 ada nyeri seperti tanda-tanda akan haid, mulai ragu dan makin H2C >,< tapi tanggal sepuluh itu berlalu juga dengan bersih tanpa noda menetes..

Tanggal 11 nyeri itu semakin menunjukkan tanda-tanda bahwa aku akan menstruasi, aku bingung dan gelisah, akankah harapanku sirna di tanggal itu juga? dan, akupun pasrah.. aku mengambil air wudlu, menggelar sajadah melakukan solat hajat dan bermunajat, tak hentinya air mata terurai burai demi mengharapkan anugrah buah pernikahan yang paling berharga.. aku mendesah, ah Tuhan.. ternyata tidak semudah yang ku fikirkan, ternyata semuanya adalah kehendakMu, aku memohon dengan sangat Tuhan, anugrahilah aku dan suamiku keturunan yang shalih dan shalihah.. dan wirid itu mengalir terus "Rabbiy Laa Tadzarni Fardan, wa Anta Khoirul Waaritsin".. Tuhan jangan biarkan aku sendirian, sesungguhnya Engkaulah yang Maha Menganugrahkan keturunan.. sudah telat 4 hari, aku tidak tau apa penyebab keterlambatan haidku, aku hanya pasrah semoga inilah sebuah tanda kehadirannya..

Dan tepat tanggal 12 juli 2012, tamu yang tak diharapkan itu luruh juga pada pukul 17.00 tepat.. Aku tau aku tidak boleh kecewa dengan keputusan Tuhan, tapi sungguh aku tak bisa menyembunyikan kesedihanku, aku memandang wajah suamiku, menyampaikan dengan mimik lemas, lunglai, suamikupun tampak kecewa, namun dia selalu menghiburku, dia selalu mengatakan, "ah masih beberapa bulan sih,, nanti kalau sudah satu tahun belum punya momongan baru kita ke dokter.." Ah, suamiku is the best..

Share:

0 comments:

Post a Comment

Monggo Pesan dan Kesannya

Copyright © Adib's Mom | Powered by Blogger
Design by SimpleWpThemes | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com