Tuesday, 26 February 2013

Awal Perjuangan

Alhamdulillah, setelah penantian selama 4 bulan yang di nanti hadir juga, setelah tau aku positif hamil aku lebih rajin memasak, bersih-bersih dan melakukan berbagai aktivitas yang harus dilakukan sebagai seorang istri, ditambah lagi aku akan menjadi seorang ibu, aku harus lebih giat lagi melakukan kewajibanku sebagai seorang ibu, tapi suamiku selalu mengingatkan agar aku tidak memforsir kegiatanku, harus banyak istirahat..

Tamu yang berkunjung di hari raya silih berganti berdatangan selalu bertanya "sudah isi belom?", dengan bangganya kujawab "alhamdulillah sudah" :) tidak seperti bulan-bulan kemarin yang masih bingung mencari jawaban :D 2 minggu sejak terlambat aku merasakan nikmat yang luar biasa menjadi ibu hamil, dan alhamdulillah aku tidak memiliki keluhan-keluhan yang selama ini dirasakan ibu hamil dan aku bersyukur itu.. aku juga belum sempat periksa ke dokter kandungan atau bidan karna bertepatan dengan hari raya, bibiku sempat bertanya "hamil kok gak mual-mual?", "hahaa.. alhamdulillah enggak tuh, makanku banyak dan lahap, pasti abis ini aku gemuk".. dan menurutku fenomena ibu hamil mabok gak harus dialami oleh semua ibu hamil kan? Dan untuk urusan ngidam? Jangan-jangan ibunya yang manja :D

Besoknya, pagi hari seperti biasa aku membantu mertuaku memasak di dapur.. hmm aku begitu bersemangat pagi itu, aku goreng-goreng kerupuk, eh tapiii... di tengah asyik masak, kepalaku serasa berputar-putar, mata berkunang-kunang dan aku hampir pingsan, mertuaku yang kebetulan melihatku memegangi kepala menyuruhku menghentikan aktivitas untuk beristirahat, akupun langsung merebahkan tubuhku di kamar, keringat dingin bercucuran, aku membuat air hangat dan langsung kuminum, beberapa jam setelah istirahat aku merasa agak enakan, hemm mungkin karna lapar, akupun makan dengan lahap.. dan ternyata benar, aku pusing dan mau pingsan karena lapar,, hehehee.. namun tidak beres begitu saja, kira-kira satu jam setelah makan pusing melanda kembali, kali ini merambah ke perut juga, rasa-rasanya makanan yang kumakan dengan lahap tadi tidak turun dengan baik, alias berontak naik ke atas, oww sepertinya ini tanda-tanda isi perut mau keluar kembali, karena aku gak mau sesumbar dengan omonganku kapan hari, aku mencoba menahan untuk gak mengeluarkan isi lambung, aku buat rebahan sambil minum wedang jahe, tapi semakin lama ditahan perut semakin mual dan mataku berair, kali ini benar-benar gak dapat ditoleransi, aku buru-buru berlari ke kamar mandi dan muntah-muntah banyak sekali.. huft, rasanya lega dan agak enakan perutku.. ternyata peristiwa tadi itu adalah muntah perdana dalam perjalanan kehamilanku.. 

Sampai malam, rasa tidak enak dalam perut masih melanda, aku masuki minum keluar lagi, makan lagi keluar lagi, sampai berlangsung waktu bangun tidur yang kurasakan hanyalah mual yang hebat, ucapanku kemaren malah menjadi boomerang bagiku sendiri.. aku pikir fenomena mual muntah juga ngidam pada ibu hamil hanya isapan jempol belaka, kini aku mengalaminya.. lemas sekali rasanya, hari hari kujalani dengan begitu tak berdaya, hanya rebahan di atas kasur, sesekali ke kamar mandi untuk sekedar muntah, apalagi jika aktivitas dapur berjalan, mencium bau masakan saja sudah eneg gila, dan hari ini aku memutuskan untuk memeriksakan diri ke bidan, namanya bu Malika, disana aku menceritakan semua keluhanku, juga tensiku yang sangat rendah karna aku punya riwayat anemia, aku diberi obat anti muntah, pil zat besi , vitamin dan susu lactamil untuk kebutuhan asam folat bayi, juga buku ibu dan balita, semuanya itu harganya cukup terjangkau, hanya Rp 50.000 yang diluar dugaan adalah perhitungan usia kehamilan ternyata dihitung dari HPHT (hari pertama haid terakhir), usia kandunganku ternyata sudah masuk 6W atau satu bulan lebih dua minggu, subhanallah.. sehat terus ya nak.. ini adalah awal perjuangan ibu dan bapak menyambut kehadiranmu, harus bersabar dan banyak bersyukur.. ^_^

0 comments:

Post a Comment

Monggo Pesan dan Kesannya